Kontaminasi dasar tangki ditemukan
Operator lepas pantai besar mengganti filter bahan bakar setiap 2 hari hingga 1 minggu, dan dua program aditif lain sudah pernah dicoba dengan efek yang minim. Diagnosis Inneron melangkah lebih jauh dari sekadar sampel bahan bakar curah dan menemukan sumber sebenarnya mengendap di dasar tangki.
Dua aditif sebelumnya gagal menghentikan penyumbatan filter
Sistem bahan bakar lepas pantai milik operator menyumbat filter dalam siklus sesingkat 2 hari, paling lama 1 minggu. Dua aditif bahan bakar lain sudah pernah dicoba, dan keduanya hanya memberi perbaikan kecil, bukan solusi jangka panjang yang dibutuhkan operasi ini.
Langkah pertama Inneron adalah diagnosis, bukan langsung mendosis. Sampel bahan bakar diuji untuk Filter Blocking Tendency (FBT) sesuai ASTM D2068, metode standar industri untuk memprediksi seberapa besar bahan bakar akan menyumbat filter. Bahan bakar curah menunjukkan FBT 2,36, cukup tinggi untuk menjelaskan penyumbatan yang sering terjadi.
Berdasarkan hasil itu, Inneron merekomendasikan aditifnya. Pengujian laboratorium menurunkan FBT bahan bakar curah menjadi 1,35, perbaikan yang jelas, dan cukup untuk membawa aditif ini dari laboratorium ke uji coba lapangan pada sistem yang sebenarnya.
Bahan bakar dasar tangki jauh lebih buruk dari sampel curah: FBT 6,08 vs 1,35
Sampel bahan bakar curah yang lolos uji bisa menyembunyikan kontaminasi di dasar tangki
Penyumbatan yang sering sudah jadi masalah biaya
Filter yang diganti tiap 2 hari hingga 1 minggu berarti intervensi terus-menerus, biaya untuk komponen habis pakai, dan risiko downtime bahkan sebelum uji coba dimulai.
Dua aditif sudah gagal memperbaikinya
Operator sudah membayar untuk dua perawatan lain dengan efek yang minim, jadi yang berikutnya harus terbukti, bukan sekadar dijanjikan.
Kontaminasi sebenarnya bersembunyi di dasar tangki
Hasil bahan bakar curah dengan FBT 1,35 akan terlihat seperti keberhasilan tersendiri, sementara lumpur yang mengendap di dasar tangki, FBT 6,08, terus memasok filter.
Penggantian filter lepas pantai membawa risiko tambahan
Setiap penggantian filter tambahan di lepas pantai berarti lebih banyak jam kerja, lebih banyak penanganan limbah, dan lebih banyak risiko, jauh berbeda dari penggantian sederhana di darat.
Inneron menyasar kontaminasi dasar tangki, bukan hanya bahan bakar curah
Setelah hasil laboratorium yang menjanjikan pada bahan bakar curah, Inneron mendalami diagnosis lebih jauh dalam uji coba lapangan dan mengambil sampel bahan bakar dari dasar tangki, tempat lumpur paling mungkin mengendap. Sampel itu menunjukkan FBT 6,08, jauh lebih buruk dari hasil bahan bakar curah, dan kemungkinan besar menjelaskan mengapa dua aditif sebelumnya tidak berhasil.
Perawatan dilanjutkan sepanjang periode uji coba, menyasar langsung kontaminasi di dasar tangki tersebut. FBT di dasar tangki turun menjadi 1,68, dan hasil operasionalnya mengikuti: usia filter diperpanjang hingga 2 bulan, dari siklus yang sebelumnya sesingkat 2 hari.
Usia filter diperpanjang dari hitungan hari menjadi 2 bulan setelah perawatan
Angka utamanya adalah usia filter yang naik dari hitungan hari menjadi 2 bulan. Yang membuatnya bisa diulang adalah menguji dasar tangki secara terpisah dari bahan bakar curah, sehingga perawatan menyasar tempat masalah sebenarnya berada.
Lihat Turbio Longlife →Masih mengganti filter tiap beberapa hari setelah mencoba aditif?
Inneron menguji bahan bakar curah dan bahan bakar di dasar tangki secara terpisah, sehingga perawatan menyasar sumber kontaminasi yang sebenarnya, bukan hanya yang terlihat dalam sampel rutin.